Setiap kali Hari Isra Miraj diperingati, umat Islam tidak hanya mengingat sebuah peristiwa agung dalam sejarah kenabian. Di balik tanggal dan perayaan, Isra Miraj hadir sebagai panggilan reflektif: tentang iman, tentang sholat, dan tentang arah hidup yang sedang kita jalani hari ini.
Di tengah kehidupan yang semakin cepat dan penuh distraksi, peringatan Isra Miraj sering kali berlalu sebagai rutinitas tahunan. Padahal, peristiwa ini menyimpan pesan mendalam tentang bagaimana sholat seharusnya menjadi pusat kehidupan, bukan sekadar sisa dari kesibukan harian.
Apa yang Diperingati dalam Hari Isra Miraj?
Isra Miraj memperingati perjalanan Nabi Muhammad ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik menembus langit hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa ini bukan sekadar mukjizat perjalanan, melainkan momentum spiritual yang di dalamnya Allah SWT menetapkan perintah sholat bagi umat Islam.
Karena itulah, Isra Miraj tidak dapat dilepaskan dari makna sholat. Ia bukan hadiah biasa, melainkan amanah besar yang menentukan kualitas hubungan seorang hamba dengan Tuhannya, sebagaimana dijelaskan lebih reflektif dalam tulisan Isra Miraj: Ketika Sholat Bergeser dari Pusat Menjadi Sisa .
Makna Peringatan Isra Miraj bagi Kehidupan
Peringatan Hari Isra Miraj seharusnya menjadi waktu untuk bertanya dengan jujur pada diri sendiri: apakah sholat masih menjadi poros hidup, atau hanya kewajiban yang dikerjakan di sela-sela kesibukan?
Bagi banyak orang, sholat sering kali bergeser dari pusat menjadi pelengkap. Padahal, Isra Miraj justru menegaskan bahwa sholat adalah penopang utama iman, bukan formalitas. Inilah makna terdalam yang membuat Isra Miraj terus relevan, tidak hanya pada masa Nabi, tetapi juga dalam kehidupan modern.
Isra Miraj dan Arah Hidup Seorang Muslim
Jika Isra Miraj dipahami secara lebih dalam, ia mengajarkan bahwa perjalanan iman tidak selalu mudah. Nabi Muhammad ﷺ mengalami Isra Miraj setelah masa-masa berat dalam hidupnya. Artinya, peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa kedekatan dengan Allah sering kali lahir dari fase paling sulit.
Pesan ini sejalan dengan berbagai renungan dan kata-kata reflektif tentang Isra Miraj yang sering dibagikan untuk saling menguatkan, seperti yang terangkum dalam Kata-Kata Isra Miraj: Pesan Singkat tentang Sholat dan Arah Hidup .
Bagaimana Sebaiknya Memperingati Isra Miraj?
Memperingati Isra Miraj tidak harus selalu dengan kemeriahan. Justru, esensinya terletak pada kesediaan untuk berhenti sejenak, merenung, dan memperbaiki hubungan dengan Allah.
Sebagian orang memilih memperingatinya dengan memperbaiki kualitas sholat, memperbanyak doa, atau sekadar membaca ulang makna Isra Miraj secara lebih tenang. Ada pula yang mengekspresikannya melalui ucapan sederhana namun bermakna, sebagaimana dapat ditemukan dalam Ucapan Selamat Memperingati Isra Miraj yang Sederhana dan Bermakna .
Refleksi Akhir: Isra Miraj Bukan Sekadar Peringatan
Hari Isra Miraj bukan hanya tentang mengenang peristiwa besar, melainkan tentang keberanian untuk bercermin. Tentang sejauh mana sholat benar-benar membimbing hidup, menenangkan batin, dan menjaga arah langkah.
Jika Isra Miraj hanya berhenti sebagai peringatan tahunan, maka maknanya akan memudar. Namun jika ia dijadikan titik balik untuk memperbaiki hubungan dengan Allah, maka Isra Miraj akan terus hidup — bukan di kalender, tetapi di dalam keseharian.

Posting Komentar untuk "Peringatan Hari Isra Miraj: Saat Iman dan Sholat Kembali Diuji"